Sejumlah Warga Jadi Tersangka Terkait Kasus Pengeroyokan Anak Anggota DPRD Pekanbaru

- Kamis, 16 September 2021 | 16:24 WIB
Aggota Komisi I DPRD Pekanbaru, Ida Yulita Susanti (istimewa)
Aggota Komisi I DPRD Pekanbaru, Ida Yulita Susanti (istimewa)

RIAUMANDIRI.CO, PEKANBARU - Status perkara dugaan penganiayaan yang dilaporkan anggota DPRD Kota Pekanbaru, Ida Yulita Susanti telah naik ke tahap penyidikan. Dalam tahap itu, sejumlah warga dikabarkan ditetapkan sebagai tersangka.

Hal itu diketahui dari Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) yang diterima Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru, dari penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pekanbaru. SPDP itu diterima sejak beberapa hari yang lalu.

"Sudah masuk SPDP-nya. Itu tanggal 10 (September) kemarin," ujar Kepala Kejari (Kajari) Pekanbaru, Teguh Wibowo, melalui Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum (Pidum) Zulham Pardamean Pane, Kamis (16/9).

Dalam SPDP itu, kata Zulham, sudah tertera nama tersangka. Adapun jumlahnya diyakini lebih dari satu orang.

"Tersangka atas nama inisial RJJ dan kawan-kawan, yang diduga melanggar Pasal 170 KUHP," lanjut mantan Kasi Pidum Kejari Binjai itu.

Atas SPDP tersebut, pihaknya kemudian menerbitkan P-16, yakni surat perintah penunjukkan Jaksa Penuntut Umum untuk mengikuti perkembangan penyidikan perkara tindak pidana. Para Jaksa tersebut yang akan menelaah berkas perkara jika telah dilimpahkan penyidik.

"Saat ini kita tunggu berkas perkara tersebut dari penyidik," pungkas Jaksa yang pernah bertugas di Rokan Hilir (Rohil) itu.

Terpisah, Suharmansyah mengaku telah mengetahui jika perkara tersebut telah ditingkatkan ke tahap penyidikan. Hanya saja yang diketahuinya, belum ada penetapan tersangka.

"SPDP, sudah. Cuma masyarakat itu statusnya saksi," kata pengacara dari warga.

Dalam tahap penyidikan, kata dia, sejumlah nama yang tertera di dalam SPDP telah telah diperiksa sebagai saksi. Di hadapan penyidik, kata Suharmansyah, disampaikan kalau mereka tidak pernah melakukan pemukulan terhadap Ida maupun anaknya.

"Sudah memberikan keterangan, apa yang dialaminya. Memang mereka (mengakui) tidak pernah melakukan pemukulan," sebut Suharmansyah.

Halaman:

Editor: M. Ihsan Yurin

Sumber: Dodi Ferdian

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tak Merasa Pinjam tapi Ditagih Pinjol? Lakukan 5 Hal Ini

Jumat, 17 September 2021 | 18:10 WIB

Hoax Pemerintah Tak Tanggung Biaya Pasien Covid-19 Lagi

Jumat, 17 September 2021 | 17:20 WIB

Rumah Dinas Kadivpas Kemenkumham Riau Dimolotov OTK

Kamis, 16 September 2021 | 17:15 WIB

3 Kru Pesawat Rimbun Air Ditemukan Tewas

Kamis, 16 September 2021 | 09:07 WIB

Prakerja Buka Lagi, Sudah Gelombang 18-19

Jumat, 27 Agustus 2021 | 16:36 WIB

Terpopuler

X