Menteri LHK Apresiasi Polri Luncurkan Aplikasi ASAP Pendeteksi Karhutla

- Rabu, 15 September 2021 | 22:33 WIB
Peluncuran Aplikasi ASAP Digital Nasional di Mabes Polri (Ist)
Peluncuran Aplikasi ASAP Digital Nasional di Mabes Polri (Ist)

JAKARTA - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya mengapresiasi Polri yang telah meluncurkan Aplikasi ASAP Digital Nasional untuk memperkuat sistem deteksi dini indikasi kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara digital untuk cakupan nasional.

“Kami berharap dengan diluncurkanya Aplikasi ASAP Digital Nasional oleh Polri akan memperkuat sistem peringatan dan deteksi dini indikasi karhutla dalam kesatuan sistem yang bekerja di tingkat lapangan sekaligus di tingkat nasional,” ujar Menteri Siti pada peluncuran aplikasi tersebut di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (15/9/2021).

Menurur Siti Nurbaya, Aplikasi ASAP Digital Nasional sangat penting dalam mempercepat respon penanganan kejadian karhutla, khususnya penegakkan hukum karhutla sesuai dengan mandat Instruksi Presiden No. 3 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan.

“Kita tentu berharap, aplikasi ini dapat digunakan bersama-sama, dan dapat diakses oleh semua para pemangku kepentingan dalam pengendalian karhutla secara nasional,” harap Siti.

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit menjelaskan, Aplikasi ASAP Digital Nasional merupakan sebuah upaya integrasi seluruh kekuatan pengendalian karhutla di Indonesia untuk menjadi satu kekuatan baru yang lebih baik.

"Kegiatan peluncuran Aplikasi ASAP Digital Nasional hari ini sebetulnya adalah mengintegrasikan seluruh potensi yang ada untuk menjadi satu kekuatan baru dalam rangka menindaklanjuti arahan presiden untuk melakukan pencegahan secara dini dan penanggulangan karhutla," ujar Listyo Sigit.

ASAP Digital Nasional merupakan upaya transformasi penanggulangan karhutla oleh Polri bekerjasama dengan Kementerian Lembaga terkait dengan cara mengintegrasikan sistem penentuan karhutla dari beberapa aplikasi di Kementerian/Lembaga termasuk Sipongi milik KLHK dan aplikasi-aplikasi pemantauan karhutla yang berada di 13 Polda, serta dilengkapi pemasangan CCTV pemantau karhutla pada tower-tower BTS PT. Telkom.

Kamera CCTV ini menjadi salah satu keunggulan aplikasi ini karena bisa berotasi 360 derajat, melakukan zoom in mencapai 40x, mendeteksi kecepatan angin, kelembaban udara, dan lain sebagainya yang akan mampu memberikan data-data yang lebih akurat dan aktual untuk membantu deteksi dini karhutla. Kamera CCTV tersebut saat ini sudah terpasang di 10 Polda, dan akan ditambah 3 Polda pada provinsi rawan Karhutla.

Progres Pengendalian Karhutla

Upaya pengendalian karhutla di Indonesia saat ini telah menunjukan progres yang positif. Koordinasi dan kerjasama lintas instansi pusat dan daerah, serta instansi penegak hukum telah menurunkan kejadian karhutla secara drastis.

Halaman:

Editor: Syafril Amir

Sumber: Rilis

Tags

Terkini

Bupati Maros Curhat ke Ketua DPD RI

Minggu, 30 Mei 2021 | 08:08 WIB

6 Alasan Mengapa Harus Memilih Oppo Reno 4F

Minggu, 2 Mei 2021 | 22:35 WIB

Cara membagikan Status WA ke Instagram Story

Senin, 14 Desember 2020 | 01:33 WIB

Terpopuler

X